Kamis, 07 Juli 2011

Ketika Allah Menegur Ummat


"KETIKA ALLAH MENEGUR UMMATNYA"Dikisahkan bahwa di Mesir terdapat
seseorang yang aktif di masjid untuk adzan dan shalat. Pada diri orang
tersebut terdapat kharisma ibadah dan cahaya ketaatan. Pada suatu hari
ia naik ke atas menara untuk adzan sebagaimana biasa. Di bawah menara
itu terdapat sebuah rumah milik orang Nashrani dzimmi (yang dilindungi
negara Islam). Orang tersebut melihat ke rumah dan nampak seorang
gadis anak orang Nashrani itu, gadis itu cantik sekali. Orang itu
tergoda olehnya dan tidak jadi adzan, ia turun menemuinya, gadis itu
bertanya,Ada apa dan apa yang kamu inginkan?Kamu yang aku inginkan,
jawabnya.Aku tidak mau menurutimu melakukan yang tidak benar.Aku akan
menikahimu.Kamu seorang Muslim sedang ayahku tidak akan menikahkan aku
denganmu.Aku masuk Kristen, katanya.Jika kamu melakukan itu, aku
mau.Lalu orang itu masuk Kristen demi menikahi gadis itu dan tinggal
di rumah itu bersama keluarga Nashrani. Pada hari itu juga ia naik ke
atap rumah kemudian jatuh dan meninggal dunia. Ia tidak berbahagia
dengan agamanya dan tidak sempat mersakan keindahan hidup bersama
gadis itu. Sahabat betapa ketika kita tidak mampu memenej gejolak
Nafsu Syahwat, maka prestasi spiritual yang kita ukir sejak sekian
lama, musnah bagai debu tertiup angin bahkan akan melemparkan kita ke
jurang kenistaan dan kehinaan yang tak kunjung berakhir di Dunia dan
di Akhirat. Lalu apa jadinya ketika Nafsu Syahwat dijadikan Industri
Mega Bisnis ?Sahabat Sukses Rumah Yatim Indonesia yang senantiasa
dalam naungan lindungan keselamatan dari Allah SWT, apa yang terlintas
didalam benak hati kecil kita, ketika dalam hitungan menit dahsyatnya
Tsunami menyapu Jepang Negara super canggih ? Kita bisa melihat dengan
sangat jelas dan kasat mata, betapa limpahan harta kekayaan yang
sangat mewah disapu habis Tsunami dalam seketika bagai sampah yang tak
berguna. Mungkinkah Jakarta juga akan dijepangkan oleh Allah SWT ?
akankah kita masih merasa selalu aman terhadap segala bentuk investasi
dan kekayaan yang kita tanam dan kita simpan untuk kenyamanan hidup di
Dunia yang sejenak ini ? " Ataukah kamu merasa aman bahwa Dia tidak
akan mengembalikan kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia Tiupkan angin
topan kepada kamu dan Ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu?
Kemudian kamu tidak akan mendapatkan seorang penolong pun dalam
menghadapi (siksaan) Kami ". ( Al-Isro : 69 ) " Maka tatkala mereka
melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun
membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka, sehingga apabila
mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami
siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam berputus
asa " (Al-An'am: 44). Sahabat, lalu mengapa Allah memilih menampar
Jepang dengan Tsunami ? Apalagi kalau bukan Bisnis Mega Maksiat yang
terjadi di Jepang. kalau kita bertanya siapakah Artis Porno yang
paling terkenal di Dunia saat ini ? jawabnya pasti Artis Asal Jepang,
namanya ? wah, Anda lebih tau dari saya. Negara mana yang melegalisasi
Industri Pornografi ? jawabnya adalah Jepang, tau gak berapa omset
industri Pornografi di Jepang ? tahun 2008 konon sudah mencapai 46
Triliun per tahun !, berapa jumlah Film yang diproduksi ? sekitar
14.000 Film Porno per tahun, sementara Amirika Serikat saja Cuma 2.500
Film Porno per tahun. Bahkan Bisnis Prostitusipun sudah dilegalkan di
Jepang. Produksi Film Kartun Maksiat yang paling canggih dan
menginspirasi keseluruh pelosok Dunia termasuk Indonesia yang saat ini
ketularan Demam Video Porno amatiran, dari mana ? dari mana lagi kalau
bukan dari Jepang. Jadi tidak salah kalau Allah SWT memilih Jepang
untuk ditampar dengan Tsunami sebagai pelajaran bagi Negara-negara
lain di Dunia termasuk Indonesia . dan Tsunami Jepangpun mulai mencium
Papua yang masyarakatnya juga sangat gemar dengan maksiat dan
mungumbar Nafsu Syahwat. Ibnu Mas'ud berkata: " Tidaklah muncul riba
dan zina pada suatu Wilayah kecuali Allah akan mengizinnkan
kehancurannya." Sahabat, adakah kita tidak melihat betapa Maha Kuatnya
dan Maha Kuasanya Allah SWT dalam mengintruksi Alam Semesta CiptaanNYA
?, jadi haruskah kita berputus asa untuk selalu berdekatan dengan
Allah dengan selalu hidup dalam naungan SistemNYA, haruskah kita iri
hanya karena melihat betapa Negara-negara maju dan adidaya mengeruk
harta dan kakayaan Alam dan hidup dengan bergelimang kemewahan.
Bukankah Allah Sangat-Sangat Kuasa untuk melenyapkan harta kekayaan
mereka dalam sekejab bahkan membenamkan mereka semua dalam perut Bumi
jika Allah mengehendaki lalu mewariskan Kemakmuran Bumi ini kepada
orang-orang yang beriman dan bertaqwa !, mengapa harus berebut
kekuasaan ? mengapa harus ada terror ? mengapa harus ada Bom ? mengapa
harus Demonstrasi ? apa artinya terror dibanding suara Petir yang
dahsyat menggelegar, apa artinya bom dibanding Letusan Gunung Merapi,
Gempa Bumi dan Tsunami ? Musa berkata kepada kaumnya, "Mohonlah
pertolongan kepada Allah dan bersabarlah. Sesungguhnya BUMI (INI)
MILIK ALLAH DIWARISKAN-NYA KEPADA SIAPA SAJA YANG DIA KEHENDAKI DI
ANTARA HAMBA-HAMBA-NYA. Dan kesudahan (yang baik) adalah bagi
orang-orang YANG BERTAKWA."( Al-A'rof :128 ) Sahabat, masih ragukah
kita untuk menyimpan sebagian Harta kekayaan kita di BANK ALLAH ?
masih ragukah kita untuk memulai MENCICIL KPR ISTANA SORGA kita ?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar